Namanya Juga Persepsi

Rasa-rasanya memang nggak ada yang sempurna, dan itu wajar. Tapi, kenapa harus jadi orang yang punya dua cermin yang berbeda? 

Saat kita butuh seseorang buat nyelesain masalah, seringkali orang-orang tiba-tiba jadi baik. Tapi begitu kebutuhan itu hilang, apa yang terjadi? 

Ya, tabiat asli mereka mulai kelihatan. Orang-orang tersebut cuma jadi baik saat mereka butuh sesuatu dari orang lain yang sebenarnya mereka benci. Kata orang, ini sih wajar dan sifat manusia. Tapi, gimana kalau kita berhenti hanya jadi baik saat butuh sesuatu? Mungkin lebih baik kalau kita jadi konsisten dan jujur, meskipun itu berarti kita nggak selalu disukai.

Posting Komentar

© #NoteAdit - Aditya Bintang Perdana. All rights reserved. ##