Hai-Hai, I'm back hehehe! Halo, gimana nih bulan Februarinya? Udah ada perubahan? Ada yang baru nggak setelah hampir dua bulan ngelewatin hari-hari baru di tahun yang masih baru ini?
Atau malah tetep galau dan masih suka stalking akun mantan #Upss? Itu bagi yang nggak bisa move on. Hahaha. Terus, yang udah punya pacar, gimana? Masih aman-aman aja? Belum berantem atau belum ada kesempatan buat berantem #Eh moga tetep tentrem aja ya...
Buat yang lagi digantung atau ngerasa di-PHP-in, ya sabar aja, siapa tahu orang yang lo suka masih ragu buat lebih serius ke jenjang berikutnya. Mau pacaran tapi nggak mau diikat sama komitmen? Lah, terus gimana?
Atau ada yang udah PDKT lama tapi belum juga ngambil keputusan buat "taken"? Kapan dong ngambil keputusannya? Kasian tuh doi udah nunggu. Ntar ke-buru di-tikung temen lagi. Sorry aja temen sekarang sukanya gitu, kebanyakan nonton sinetron balapan, jadi sukanya nikung-nikung nggak jelas. Hahaha.
Nah, kali ini gue bakalan share info nggak jelas dan kayaknya belum bisa dipercaya karena gue juga ngasal ngarang dan dari hasil liat thread dari situs sana-sini, akhirnya bisa dirangkum buat gue share ke lo pada yang mungkin butuh ini.
Gue mau tanya, waktu lo jatuh cinta itu gimana? Sekadar penasaran? Cuma suka atau malah jatuh cinta beneran? Ada yang bilang, dan mungkin banyak orang yang bilang, kalau kita ketemu orang dan langsung suka, itu namanya jatuh cinta pada pandangan pertama. Lah, gue sih agak nggak percaya sama hal itu. Bukannya apa, karena itu adalah hal yang salah. Ingat qoute-nya Si Nata alias Afgan di film Refrain: "Nggak ada cinta pada pandangan pertama. Yang ada tuh suka atau nafsu yang disalahartikan jadi cinta." Kurang lebihnya si Afgan baca script kayak gitu deh. Hehehe.
Lalu, apa sih sebenernya perbedaan dari perasaan yang muncul di sekitar kita? Kadang gue juga ngerasa dan masih penasaran dulu itu gue cuman penasaran? Cuman suka atau emang udah jatuh hati ke seseorang? Karena kita nggak pernah bisa ngungkapin sesuatu dari hati dan didefinisikan sebegitu mudahnya.
Gue percaya setiap orang punya pandangan masing-masing tentang perasaan saat suka sama seseorang, tapi apa salahnya kalau kita berbagi info? Siapa tahu bisa berguna walaupun gue rasa sih lo pada bosen baca thread yang kayak gini... Ah, ngaku aja, gue udah biasa kok tau mah kalau masalah gini banyak temen gue yang nggak suka baca. Ahaha, katanya males aja. Itu kenyataan anak sekarang baca kalau ada pentingnya doang.
Nah, daripada lo dari tadi sebel sama gue, ini dia apa bedanya perasaan penasaran, cuma suka, sampai jatuh hati alias cinta.
Penasaran
Pernah nggak lo penasaran banget sama orang? Yah, kayak gini sih biasanya muncul paling pertama kali. Perasaan itu biasanya ada, tapi nggak lo ketahui dan muncul ketika lo nggak sengaja ngeliat atau nemuin sesuatu. Rasa penasaran ini adalah perasaan yang paling dasar sebelum lo bisa ngerasa kagum sama orang.
Kalau lo nggak tertarik sama orang, nggak bakalan mungkin lo beraniin diri buat deketin dan kepo sama dia sampai cari tahu segala tentang dia hingga lo akhirnya kagum, terus suka dan berlanjut ke sayang sampai akhirnya timbul rasa cinta.
Sampai akhirnya semua berjalan dan waktu berganti, lalu rasa tertarik akan satu hal kecil dari diri orang lain yang membuatmu ingin mengenalnya lebih jauh lagi. Gue yakin, setiap orang memiliki daya tarik yang hanya dianggap menarik oleh seseorang atau sebagian orang aja.
Misalnya nih, mungkin kelebihan lo adalah orang yang ngomong seadanya atau suka to the point. Bagi sebagian orang dan temen-temen lo mungkin hal itu bukan hal yang menarik dan menyenangkan, tapi mungkin buat seseorang atau sebagian orang, mereka melihatnya sebagai daya tarik lo yang bikin orang penasaran.
Penasaran adalah hal yang mudah sekali untuk pudar, apalagi kalau nggak dibarengi dengan kemauan untuk mengenal orang itu lebih dalam lagi. Dengan frekuensi pertemuan dan interaksi yang minim, rasa penasaran atau tertarik bakalan mengambang gitu aja dan menjadi sekadar rasa tertarik, tanpa bisa bertumbuh menjadi rasa kagum.
Kagum
Kagum atau menggagumi seseorang yang dikenal adalah hal biasa ketika sudah penasaran dan tertarik akan kepribadian orang tersebut. Rasa kagum itu bisa muncul kapan saja, dimana saja, sama siapa saja, dan biasanya muncul setelah rasa tertarik muncul. Rasa kagum nggak terbatas hanya sama lawan jenis, tapi lo juga bisa kagum sama temen yang sesama jenis. #Eh maksud gue kagum dalam batasan tertentu, bukan lebih dari itu -_- !!! Rasa kagum biasanya muncul setelah lo mulai tertarik sama seseorang. Lo bisa jadi kagum karena orang itu memiliki kelebihan yang menurut lo menarik.
Terkadang seseorang tanpa sadar meninggalkan dan melepas orang yang membuatnya nyaman hanya untuk mengejar orang yang membuatnya kagum. Contohnya nih, lo udah punya pasangan tapi bisa aja kagum sama cowok yang cakep dan tampan atau cewek berparas cantik dan anggun. Lo bisa juga kagum sama anak futsal yang baru lo lihat di pertandingan futsal di sekolah atau turnamen yang waktu itu lo nggak sengaja lihat, walau lo nggak kenal siapa orang itu atau pun gimana kebiasaannya sehari-hari, tapi setelah lo penasaran dan tertarik ngeliat dia main bola dan cetak gol. Lo juga bisa aja kagum sama temen yang baru selesai tampil di depan kelas presentasiin tugas dengan flawless (baca; perfect/sempurna) [ntar lo baca flawlessnya komik di webtoon lagi] dan berhasil meyakinkan lo serta seisi ruangan bahwa pemikirannya itu super keren.
Biasanya, rasa kagum ini sifatnya sementara. Ketika lo nemuin seseorang yang dapat membuat lo berdecak kagum lebih keras, maka rasa kagum lo pada orang yang lama bisa aja hilang gitu aja karena udah digantiin sama yang lebih perfect. Tapi ingat lho, bro/sis, rasa kagum itu juga benih dari cinta, yang kalau terus disirami secara rutin dan teratur bisa aja tumbuh. #GueNgomongApaSih
Bedanya kagum sama rasa lainnya? Gini deh, saat lo mengagumi seseorang, lo bakalan selalu merhatiin dia baik dari pribadi luar/dalamnya. Lo hanya sebatas seneng dengan apa yang orang itu lakuin dan ketika ada sisi buruk dari dirinya yang nggak sengaja lo temuin, rasa kagum juga bisa hilang gitu aja. Ketika seseorang itu tidak mencapai ekspektasi yang lo kira, maka ucapkan sampai jumpa dengan orang itu. #SayBye
Suka
Ketika lo udah penasaran atau tertarik lalu kagum sama seseorang, lama kelamaan lo juga pasti bakalan bisa suka sama orang tersebut. Lah kok gitu? Bagaimana bisa? Sebenernya nggak ada penjelasan ilmiah di balik pernyataan ini karena rasa suka emang sangat sulit didefinisikan dan gue juga bingung karena sampai saat ini suka itu apakah hanya sekadar rasa suka atau gimana baiknya kita menyebut rasa suka itu. Tapi, satu hal yang gue pegang pasti. Bila rasa kagum itu terus bertambah setiap waktunya, maka lama kelamaan secara nggak sadar, rasa suka bisa aja tumbuh di hati. Mungkin awalnya lo cuman kagum karena sifatnya yang super pengertian atau bisa aja lo heran karena ternyata di dunia ini masih ada sosok yang bisa ngertiin lo yang memang masih labil. Setiap hari ada aja yang membuat lo kagum dengannya, lalu lo mulai ngebuka lapis demi lapis hal yang menarik tentang orang itu dan secara nggak sadar, selamat lo udah suka sama dia.
Terkadang terngiang di kepala lo kalau dalam dasar hati lo nggak pengen dapetin dia sekarang, atau mungkin belum berani, tapi juga lo nggak bisa menepis bahwa menginginkan dia agar bisa lo milikin tanpa harus memendam rasa lagi. Kadang rasa suka itu sifatnya egois karena secara nggak sadar, kita menuntut orang lain untuk tetap berlaku seperti yang telah dia lakukan sebelumnya. Melakukan hal-hal yang membuat kita suka padanya. Kadang di tahap suka ini, kamu merasa sudah mengenal orang itu sepenuhnya. Tapi pada kenyataannya?, I'm sorry you're not closer with him karena masih banyak ‘sisi lain’ dari orang itu yang belum sepenuhnya lo ketahui. #NahLo. Kenyataannya, banyak orang yang setelah tahu ‘sisi lain’ tersebut, mereka memutuskan untuk mundur dari medan pertempuran. Salah satunya mungkin gue. Nggak tau mau mundur dan nggak tau mau maju jadi ya ngambang aja suka sama orang tapi nggak ada rasa pengen ngemilikin secepatnya mungkin karena gue sadar gue nggak punya waktu buat nungguin, apalagi kalau ternyata dia belom ready.
Sayang
Kalau udah sampai tahap suka, biasanya yang tersisa dari fase-fase sebelumnya adalah rasa sayang. Entah sayang dalam arti sekadar sayang atau memang sudah sampai pada rasa yang lebih dalam dari sekadar sayang. Sayang bisa muncul ketika lo udah ngerasa nyaman dengan seseorang, udah lama kenal, dan perasaan suka itu udah mulai mendalam. Sayang itu lebih dari sekadar kagum atau suka. Sayang adalah perasaan yang bisa membuat lo merasa ingin menjaga orang itu agar tetap dekat dengan lo.
Rasa sayang biasanya muncul ketika lo udah mengenal seseorang dengan lebih mendalam dan ada keterikatan emosional yang kuat. Misalnya, lo sayang sama sahabat lo yang udah lama kenal, atau sayang sama pacar lo yang udah lo kenal dengan baik. Sayang juga bisa muncul ketika lo merasa ada keterikatan yang dalam dengan seseorang, bahkan walaupun orang itu punya kekurangan, lo tetap bisa sayang sama dia.
Biasanya, rasa sayang ini adalah fase di mana lo mulai berpikir tentang masa depan dengan orang tersebut. Lo mulai merasa kalau dia adalah bagian dari hidup lo yang penting, dan lo pengen ada di samping dia dalam waktu yang lama. Rasa sayang ini juga sering kali diiringi dengan rasa pengertian dan toleransi yang tinggi terhadap kekurangan orang tersebut.
Cinta
Nah, akhirnya kita sampai pada tahap terakhir yaitu cinta. Cinta adalah perasaan yang paling dalam dan kuat yang bisa lo rasakan terhadap seseorang. Cinta bukan hanya tentang rasa suka atau sayang, tapi juga tentang komitmen dan kesetiaan. Cinta adalah perasaan yang bisa membuat lo merasa ingin berbagi hidup lo dengan orang tersebut, melalui segala suka dan duka, dan tetap bertahan bersama meskipun menghadapi berbagai tantangan.
Cinta adalah perasaan yang melibatkan semua aspek dari diri lo, baik fisik, emosional, maupun spiritual. Ketika lo mencintai seseorang, lo tidak hanya menyukai mereka karena kelebihan atau kebaikan mereka, tapi juga menerima mereka dengan segala kekurangan dan kelemahan yang ada. Cinta juga berarti siap untuk berkompromi dan berkorban demi kebahagiaan orang yang lo cintai.
Cinta juga merupakan perasaan yang bisa bertahan lama. Ketika lo sudah mencapai tahap ini, biasanya lo sudah melewati banyak hal bersama dan membangun fondasi hubungan yang kuat. Cinta bukan hanya sekadar perasaan, tapi juga tindakan dan komitmen untuk terus bersama dan saling mendukung satu sama lain.
Jadi, apa lo udah bisa ngebedain perasaan penasaran, kagum, suka, sayang, dan cinta? Semoga tulisan ini bisa membantu lo untuk memahami lebih dalam tentang perasaan yang mungkin lo alami saat ini. Kalau lo ada pertanyaan atau ingin share pengalaman, feel free to drop a comment atau DM gue aja.
Thanks for reading, see you on the next post!