Masihkah Kita Teman?

 Aku nggak tahu lagi
Apakah kita masih bisa disebut teman.
Karena aku sadar, aku hanya hidup di masa lalu kalian,
Bukan di masa kini, saat kalian menikmati kehidupan baru.

Pernahkah kalian ingat dulu?
Rasanya tak ada jarak di antara kita.
Pertama kali kita menemukan kenyamanan dalam berteman,
Ada yang bilang, "Gini terus ya, tetap temenan sampai nanti."
Atau sampai akhirnya kita pisah, dan ada yang bilang lagi,
"Jangan lupain teman ya, tetap barengan terus."

Namun akhirnya kita bingung
Ingin melangkah kemana lagi dan harus bagaimana lagi.
Dari "Kumpul dulu aja,"
Susah banget diajak ketemuan.
Padahal dulu rasanya dekat banget,
Semakin banyak alasan, lalu jadi,
"Yang penting masih bisa ketemu."

Sampai akhirnya aku bertanya,
"Kalian di mana?"
"Udah lama nggak ketemu."
"Apa kabar ya?"
"Kangen kalian yang dulu."

Dulu, kalau mau kumpul ya tinggal kumpul aja,
Toh satu sekolahan juga.
Enggak perlu banyak alasan untuk berkumpul,
Karena kesibukan belum memisahkan.
Dan akhirnya, lama kelamaan diajak kumpul,
Yang merespons semakin sedikit.

Sampai akhirnya masing-masing sibuk dengan dunianya sendiri.
Kalau udah kayak gini, ya gak bisa salahin siapapun.
Mungkin waktunya aja yang sudah habis untuk bersenang-senang,
Karena kita harus serius memikirkan masa depan.

Ada suatu saat kita akan kembali melihat ke belakang,
Dan beberapa bayangan akan ada di sana.
Lalu kita tersadar bahwa teman-teman yang dulu selalu bersama
Akhirnya HILANG dan tak lagi sama.

Dari yang dulu mau nyapa tinggal nyapa,
Sampai mau chat aja nanya dulu sibuk apa enggak.
Sampai mau ngoment di status aja ragu,
Karena banyak komentar dari teman-teman yang baru.
Dari yang mau chat tidak pernah ada topik,
Sekarang harus nunggu ada perlu atau topik dulu.
Dari yang tidak malu curhat,
Sampai yang segan hanya sekadar nanya kabar.
Akhirnya hanya berani lihat timeline teman-teman lama.

Dan sampai saat ini, masih ada satu pertanyaan,
Apa kita masih bisa disebut teman?
Karena aku nggak tahu lagi harus gimana.
Rasanya ada yang hilang dari keseruan itu.

Posting Komentar

© #NoteAdit - Aditya Bintang Perdana. All rights reserved. ##