Kapsul Waktu... Tentang Kamu

Tapi gue harus tahu kalo idup itu sementara dan apa yang kita dapat atau sebuah kebahagian juga akan dirasakan oleh orang lain nantinya, begitupun kit
Sebenarnya agak malu sih ngebahas ini lagi? Hahaha, tapi ya inilah gue dulu, dan saat ini labil, kurang peka, dan suka marah-marah gak jelas sama halnya di saat gue nemuin orang yang bener-bener bikin gue berubah tapi hanya dalam waktu singkat... yang dulunya gue gini... tiba-tiba rajin bener... yang dulunya nakal.. tiba-tiba jadi diem aja... eh, setelah di tinggal malah idup gue jadi tanpa arah dan gak jelas banget... masih ada yang nyangkut kenapa dulu harus dateng kalau akhirnya pergi?



Tapi gue harus tahu kalo idup itu sementara dan apa yang kita dapat atau sebuah kebahagian juga akan dirasakan oleh orang lain nantinya, begitupun kita yang harus menerima jika di saat itu waktunya kita merasakan kesedihan.

13 Oktober seakan biasa memang sebelumnya tapi gak setelah gue kenal dia di pertengahan 2012 dan kemudian ya gitulah hingga terjadi kata-kata sok puitis macam gajelas satu ini di tahun berikutnya setelah...... lo taulah kalo remaja lagi bego-begonya karena sayang hahahaha. Sialan.

Waktu terus berjalan tanpa henti, mengiringi terbit dan tenggelamnya rembulan dan mentari setiap hari. Sama seperti usiamu yang terus bertambah dari hari ke hari hingga saat ini. Selamat ulang tahun ya, Bawell!
Nah, doanya apa ya? Kalau aku sih berharap semoga kamu tambah pintar dan semakin sayang sama aku. Semoga juga semua cita-citamu tercapai dan hidupmu selalu penuh dengan hal-hal positif. Aku pasti akan selalu mendoakanmu. Long life ya!

13 Oktober 2013
Setelah Mei 2014 itu break.... gak ada kejelasan sama sekali ngilang... dan ya udahlah berakhir juga tapi gue juga gak tahu kenapa akhirnya gue ngucapin ini ke dia:

Sebelumnya, aku minta maaf. Cuma mau ngucapin selamat ulang tahun. Semoga tidak mengurangi rasa bahagia di hari yang spesial ini.
Maaf, cuma mau bilang itu. Semoga kamu segera mendapatkan apa yang kamu inginkan di masa yang akan datang, dan semoga kamu bahagia dengan orang yang kamu sayangi saat ini (aku tidak menyebut nama). Hanya ingin mendoakan yang terbaik untukmu. Semoga kamu bahagia bersamanya.
Semangat dan gapai cita-citamu.

13 Oktober 2014
Dari Messenger, dia bilang makasih.
Terus gak gue bales, ya gue mencoba biasa aja. Anehnya setahun setelahnya gue masih ngucapin, lagi.

Hai,
Maaf sebelumnya, bukan maksudku mau mengganggu. "Selamat Ulang Tahun" :) Semoga kamu selalu bahagia dengan apa yang kamu pilih dan semoga apa yang kamu cita-citakan/harapkan bisa terwujud.
[Sorry before, if you don't like.] Cuman mau bilang "Happy Birthday". I just want to say "Happy Birthday" for you. Good luck for you. and I just want to say that.

13 Oktober 2015
Dari Messenger - Gak di bales loh ini haha tapi dia post di Twitter.
Hidup gue berlanjut, dan setahun lagi setelahnya, gue masih ngucapin ulang tahun.

Ehm, maaf Kak..
Selamat ulang tahun. Semoga impian yang diharapkan bisa tercapai, lulus dengan nilai yang memuaskan, bisa masuk ke PTN favorit.
Really sorry and good luck.

13 Oktober 2016
Dibalas ya gitulah, Dari Messenger juga.
Lagi? Iya, setahun setelahnya alias 2017 saat ini, ditanggal ini gue nulis ini. Gue masih ngucapin lagi.

Sorry, I just want to say:
Happy Birthday! Good luck with everything you want to achieve in the future, present, and everything you've done.
I hope you continue to be a better person, a good listener, and a very smart young woman - just like I remember you from the past.
I apologize once again, and maybe this is the last time I'll say "Happy Birthday" to you.
I'm really sorry if I'm still bothering your life like this.

13 Oktober 2017
Fun fact-nya adalah setelah hubungan gue ancur di Maret 2014, gue kek anak kecil yang ibaratnya ngerengek-rengek minta dimaafin dan malah awal-awal itu nyalahin dia dan lain sebagainya, hingga gue sadar bahwa gak ada orang yang tahan kalo seseorang itu terlalu berubah, layaknya arus yang tak beraturan; kadang romantis, kadang cuek, kadang perhatian, kadang gak peduli, dan bahkan suka marah tanpa sebab hanya karena hal kecil.

Dan gue mulai sadar akan hal itu perlahan setelah semuanya hilang, bahwa gue masih awam dan memang nyatanya gue adalah anak yang belum cukup umur untuk dewasa secara usia ataupun dewasa perkataan dan tindakan.

Di tahun-tahun berikutnya hingga sekarang, gue mencoba menjadi pribadi yang berbeda, walaupun susah dan perlu perjuangan. Akhir dari perjuangan tersebut adalah tahun ini. Semoga ini tahun terakhir gue untuk menjadi childish hahahaah. Berharap menjadi orang yang lebih dewasa lagi kedepannya.

MOVE ON dari masa lalu memang sulit, tapi kalo gak dicoba, mana kita tau. Langkahkan kaki memang berat, tapi mau gak mau yang gue lakuin dari 2014 itu hingga sekarang ini adalah batu loncatan, walaupun hidup gue hancur berantakan tanpa arah dan tujuan, apapun yang gue kerjakan setelah mencapai batas maksimal pasti ada aja yang jatuhin gue dari belakang.

Dan gue belajar bahwa itu adalah sebuah pengalaman yang berharga bagi gue pribadi, karena masalah-masalah yang gue hadapi harus gue selesaikan dalam waktu yang sangat begitu cepat, karena seakan tak terasa semuanya datang tiba-tiba. But I take that's, and I want to fix my problem.

Gue nggak nyalahin dia. Gue malah mikir berterimakasih atas semua yang pernah terjadi di masa lalu. Sekarang gue bahagia dengan pilihan gue, dengan orang-orang baru, dengan dia yang gue perjuangkan saat ini. Walaupun gue nggak tau apa yang akan terjadi kedepannya, rasanya cukup sampai sini gue ngomongin tentang dia atau peduli tentangnya, berakhir di sekarang, terakhir kali gue ngucapin ulang tahun untuk dia.

Sekarang tinggal bagaimana gue kedepannya. Apakah akan bahagia atau masih fake smile?

Posting Komentar

© #NoteAdit - Aditya Bintang Perdana. All rights reserved. ##