The Night Comes For Us: Film Aksi Indonesia yang Wajib Nonton di NETFLIX!

Nonton 'The Night Comes For Us', film original Netflix Indonesia pertama, namun penuh aksi dan keseruan yang nyata.

 Jadi, film ini keren banget karena beda dari kebanyakan film horor dan romantis di Indonesia. Walau cuma tayang di NETFLIX dan enggak di bioskop, The Night Comes for Us (TNCFU) berhasil curi perhatian gara-gara ada bintang-bintang top Indonesia, siapa yang enggak kenal:

Abimana Aryasatya yang biasanya jadi bapaknya Saka atau berperan Dono, disini jadi Fatih yang keren banget, gaya main Fight-nya keren dan bikin gue nonton dari awal sampai akhir.

Dimas Anggara yang biasanya main romantis, disini jadi lo gak bisa liat itu. weh parahlah Dimas dengan akting yang sangat bagus dibalut dengan scene Fightnya yang lumayan gue bilang.. not bad at all but it's worth it to watched him as Wisnu

Zack Lee, disini perannya gila-gilaan walaupun berakhir dengan tidak seperti apa yang gue kira, at least dia oke banget berperan sebagai Bobby Bule

Dian Sastro, bukan lagi Cinta nya Rangga tapi jadi sosok yang badass banget. Gue shock banget pas liat dia potong tangan Dimas Anggara, karakter Alma yang dibawakan Dian sukses banget. Congrats!

Elena atau Hannah Al Rasyid, aktingnya enggak mengecewakan walaupun gue enggak expect terlalu tinggi dari awal.

Aktor internasional kita, Iko Uwais dan Joe Taslim, bikin gue tercengang dan deg-degan sepanjang film. Gesekan mereka sudah terlihat dari awal, dan di akhir, klimaks fight scene-nya Arian dan Ito enggak boleh dilewatkan sedetikpun. Mantap banget!

Morgan Oey, oke banget jadi assistant Arian. Uwuw banget! Morgan bener-bener pas banget pembawaannya sampe lo gak percaya kalau dia dulu personil Smash. 


Julie Estelle juga jangan dilupakan deh, perannya meskipun ga punya nama, dia sukses bikin gue terkesima. Dia udah jadi candu di film horor kayak gini sejak Alexandria, Rumah Dara, The Raid 2, wkwk siapa yang ga bisa lupa scene iconic dia di situ wah parah dah, lalu dia seperti candu di film bertema seperti ini dan mulai lagi di Headshot walaupun sebelumnya sempat beradu peran dengan Tio Pakusadewo di Surat dari Praha.

Semoga film kayak gini jadi langkah awal NETFLIX buat bikin film-film Indo yang ga tayang di bioskop tapi bisa dinikmati streaming. Dan semoga ada series-series baru dari NETFLIX Indo juga.

Nah, tapi kalo kalian bener-bener nggak suka film yang isinya kayak gini, gue saranin jangan ditonton deh. Soalnya banyak banget adegan fight-nya, dan kebanyakan vulgar juga. Darah dimana-mana, wah, gak enak banget pasti nontonnya.

Film ini bikinan NETFLIX bisa bikin kebanyakan orang tercengang, termasuk gue. Tapi yang gak diketahui banyak orang, ternyata film ini di-direct sama si Timo Tjahjanto. Gue langsung inget deh, dia yang bikin RUMAH DARA yang bikin gue merinding banget. No wonder si killer ini bisa keren banget! Eh iya, dia juga nge-direct KILLERS. Parah banget, baru sadar di akhir end credit title. Selamat mas Timo, udah bikin nama kamu keren di benak gue setelah agak kecewa dengan Sebelum Iblis Menjemput.

Ada juga Jhon Radel, dia jadi produser di film ini. Gue tau dia dari BLACK HAT dan THE BUFFALO BOYS, dua film keren banget. Yang terakhir dia jadi Cinematographer juga, keren banget deh.

Nah, soal sinematografi, yang bikin epik adalah Sang Pemimpi alias Gunnar Nimpuno. Gue inget dia pernah garap KILLERS juga bareng Timo. Gak nyangka banget deh!


Sinematografi9
Akting9
Skenario dan Cerita9
Backsound dan Musik7

Sinopsis

Seorang tukang pukul bernama Ito (Joe Taslim) kembali ke keluarga kriminalnya di Jakarta setelah bekerja dengan sebuah Triad Asia Tenggara yang kejam. Dia terperangkap dalam sebuah intrik pengkhianatan dan kekacauan saat Triad tersebut memulai sebuah kampanye berdarah untuk ekspansi teritorial mereka.
8.5
Skor

Posting Komentar

© #NoteAdit - Aditya Bintang Perdana. All rights reserved. ##