A Monster Day

Dulu, Senin biasanya jadi hari yang paling gue benci, dari SD bahkan sampai SMK pun masih nggak suka. Alasannya? Entah kenapa, rasanya males aja ketemu upacara dan dilanjutkan dengan Matematika—itu jadi hal yang paling nggak mengenakkan. Tapi...

Sekarang beda, semua beda. Berhubung gue kuliah cuma hari Selasa, Rabu, sama Kamis, tentunya Senin nggak masuk hitungan hari aktifitas gue. Namun, Senin tetap membuat gue pusing dengan mengerjakan semua tugas dari dosen dan membuat artikel yang belum juga gue publish di platform media online. Jadi ghostwriter itu nggak enak karena uangnya dikit, dan nggak selalu dapet bayaran. Tapi entah kenapa, gue suka cerita dan nulis, walaupun bahasa gue kaku dan pola cerita gue masih acak-acakan.

Gue dulu sempat nggak benci Senin. Di beberapa semester, Senin malah gue suka, karena hari itu kadang bisa bikin gue bahagia, misalnya kalau gurunya nggak ada atau jam kosong melulu. Hari Senin kadang disebut A Monster Day atau Another Monday Disaster karena, seperti bencana, Senin selalu menunggu untuk menghancurkan weekend yang kadang nggak selalu berakhir seperti yang diinginkan.

Ya, segitu aja. Gue juga nggak tau mau cerita apa lagi. Lagian blog ini juga udah sepi; kalian cuman mampir, baca, dan pergi gitu aja, kek dia tuh, ahahaha. Anyway, makasih udah mau baca postingan gue baru-baru ini atau lo pada yang udah dari dulu masih suka disini dari jaman noteadit.blogspot.com. Thanks a lot!



Posting Komentar

© #NoteAdit - Aditya Bintang Perdana. All rights reserved. ##