Setiap kehidupan, pasti ada aja yang datang dan pergi. Rasanya gue nulis kayak gini udah berulang kali—nggak di blog, nggak di buku, nggak di tweet; semuanya rasanya sama.
Gue selalu merasa kehilangan terus-menerus. Nggak sekali dua kali, hampir tiap pertemuan yang ada selalu berakhir dengan perpisahan, entah itu bahagia maupun tidak, sampai akhirnya gue memutuskan untuk menghilang sesaat.
Beberapa kali gue menepi, dikamar doang, mencoba nulis lagi tapi gagal, nyoba hal baru cepet bosen, masalah apapun rasanya ya sama aja.
Sampai gue jenuh dengan segala aktivitas gue, dan mulai berdamai dengan itu. Menghilang ternyata bukan jawaban dari apa yang kita inginkan. Bukan berarti kalau lo menghilang, masalah akan selesai. Ternyata nggak segampang itu.