Rasanya Salah

 Sekali lagi dan permasahalan gue masih disitu-situ saja, bahkan ketika gue nulis ini gue nggak lebih dari anak bodoh yang terus saja mengulangi ragam kesalahan yang sama, entah bagaimana gue nggak bisa keluar dari perulangan waktu yang gue buat sendiri, mungkin nggak berulang dalam waktu yang sama atau berulang di hari yang sama, tapi perulangan waktu yang gue buat adalah perulangan waktu dalam pemikiran.

Gue rasa otak gue udah rusak, semua berjalan maju dan mundur sesuka hati, dan membuat gue sedih dan patah arah serta rasanya udah gaada semangat lagi buat apapun itu, termasuk ngelakuin apa yang gue suka, ya contohnya kayak nulis ini gue bahkan ga bisa fokus nulis, pikiran gue memori-memori yang gue ingat bukan apa yang ingin gue tulis melainkan apa yang sudah ada di masa lalu lalu singgah kembali, atau pemikiran bodoh tentang fantasi yang gue kadang mikir itu nggak akan kejadian. 

Harapan gue kadang cuman sederhana, gue pengen otak gue paling nggak bisa buat fokus dengan apa yang gue hadapi sekarang, dengan apa yang gue harus lakukan di saat ini di masa ini, bukan malah kepikiran hal yang nggak penting tentang memori masa lalu dan fantasi masa depan yang terlalu tinggi.

Gue sedih tapi gue gatau sedihnya kenapa, gue ngerasa capek tapi entah bagaimana energi gue hilang kenapa gue capek? Gue lelah dengan keadaan tapi gue memaksa untuk bertahan, gue memaksa untuk mengerti keadaan, gue mencoba untuk merangkak dari kegelapan yang mungkin dengan bodohnya gue ciptakan sendiri, kadang gue pengen teriak sekencang-kencanganya tapi gue gabisa. Yang gue bisa lakukan adalah ngomong ke diri gue sendiri, nyanyi sampe suara gue abis, sampe gue lelah dengan diri gue sendiri.

Ya terkesan lebay, tapi itu yang gue rasain gimana coba? Gue sekarang nulis gini tapi nanti gue bisa haha hihi seolah ga terjadi apa-apa? Aneh wah itu udah nama tengah gue, jadi nggak usah heran lagi.

Posting Komentar

© #NoteAdit - Aditya Bintang Perdana. All rights reserved. ##