Kebanyakan dari kita pernah sesekali merasakan hal ini, merasa kosong dan sendiri, merasa tidak tau lagi mau kemana, dan harus melangkah kemana? Gue mengalami ini berulang kali, kadang menemukan arah tujuan, kadang tiba-tiba yang gue tuju hilang entah kemana, rasanya gaenak kehilangan pegangan, kehilangan sesuatu yang melengkapi lo. Walaupun keras banyak yang mengatakan, bahwa bahagia memang diciptakan sendiri, tapi bagaimana cara menciptakan bahagia apabila masih diantaral ragam luka dan segala kesedihan yang mendera? Lantas harus bagaimana ketika merasa kosong dan sendiri?
Gue berulang kali merasa shit dejavu, perulangan yang gak masuk akal ini membuat gue menyadari satu demi satu, kesalahan yang gue buat di masa lalu yang akhirnya menuai perannya di masa kini, banyak yang belum terselesaikan hingga membuatnya kembali lagi meminta untuk diselesaikan.
Kekosongan ini, terasa klise. Ada yang bilang mungkin karena ga dekat dengan yang diatas, ga religius, kemungkinan memang ada, tapi apakah dengan mendekatkan diri akan lantas menjawab dan mengakhiri apa yang sedang dirasa? Gue ragu memang, tapi apa salahnya mencoba saran.
Sendirian, kadang ga berarti sendiri dalam kata sebenarnya, temen banyak, ya ga banyak-banyak amat sih. Kenalan ada, tapi ga semuanya harus saling berkomunikasi bukan? Kadang memang ditengah keramaian gue ngerasa sendirian, ngerasa ga ada yang mengerti, ini aneh, sungguh gue kadang ngira gue yang bermasalah, karena ga sama dengan yang lain.
Ada yang bilang, seharusnya gue gak cerita, seharusnya gue gak post atau tweet apa yang sedang gue rasain, karena orang hanya ingin tahu bukan peduli. Kata mereka yang merasa begitu, yasudah biarkan mereka merasa begitu, karena bagi gue ini adalah salah satu jalan untuk gue ngerasa jauh lebih baik dikit mungkin? Melegakan diri sih, cerita ke orang lain, cerita ke blog, cerita ke publik? Tapi juga ga semuanya gue ceritain juga, toh gue ga menceritakan detail perkara, hanya bercerita sesuatu yang mengganjal, memang gue setuju gak semua cerita pantas dan bisa dibagikan ke khalayak ramai, gue paham.
Dan gue juga lagi belajar, cerita mana saja yang bisa dibagikan, selayaknya saat ini gue ngetik ini ketika merasa kosong dan sendiri.