Berselisih Paham

Gue gak paham sama sekali hanya karena bertentangan bisa aja dalam kurun waktu yang singkat atau lama jadi gak saling sapa, gak temenan lagi.

Suka atau tidak kadang hal yang harusnya bisa diselesaikan secara mudah malah menjadi hal yang sulit sekali diselesaikan hanya karena masalah pertentangan, ujungnya ya tentu salah paham. Berselisih paham memang bagi gue bukan hal yang baru, tapi kalau berkali-kali salah paham hanya perkara komunikasi yang jelek apakah akan terus-terusan begini.

Mau itu dalam sebuah hubungan pekerjaan, relationship. Keluarga dan Teman. Kalau udah salah paham jadinya runyam, ketika dijelasin orang yang dengerin gak mau buat ngerti, dengerin tentu mau tapi buat sekadar mengerti apa yang kita maksud gak akan bisa diterima dengan baik.

Dan gue beberapa kali mengalami hal konyol ini, bertentangan dengan sikap keluarga gue, dengan teman yang merasa gak apa buat ini-itu tapi tanpa ditentukan dulu kira-kira nih ada opsi lain gak sih ada pilihan lain gak sih? Gak ujung-ujungnya ngawur dan ambil langkah atau sikap hanya karena gegabah. 

Hal yang paling malesin dari bertentangan dan kesalahapahaman tentu usai semua itu terjadi, yang ada canggung, gak tau mau gimana. Walaupun gak pernah ada kata damai sebelumnya, maaf di kedua belah pihak tapi pertentangan tentang hal yang kita salahpahami dulu sudah berlalu, sudah berakhir. Kini ya masing-masing. Hal ini yang terjadi berulang kali dan kadang ngebuat gue mikir, apa kita gak boleh untuk punya opini berbeda? Gak bisa punya pandangan lain ketika udah terlalu dekat dengan seseorang? Memangnya harus selalu seirama, dan seiya untuk apapun yang sedang dihadapi bersama. Aneh tapi ya begitulah kehidupan. Gue gak paham sama sekali hanya karena bertentangan bisa aja dalam kurun waktu yang singkat atau lama jadi gak saling sapa, gak temenan lagi.

Posting Komentar

© #NoteAdit - Aditya Bintang Perdana. All rights reserved. ##