Komitmen, Seberapa Penting?

Gue seringkali bermasalah dengans satu kata ini, bahkan menurut gue kata ini begitu membingungkan. Komitmen, sebuah kata yang rasanya penuh makna dan gak semua orang mampu untuk memahami plus menjalankan arti dari kata tersebut. Gue pun demikian, gak sepenuhnya berpikir gue mampu memenuhi komitmen tentang apapun itu.

Komitmen gak hanya dibutuhkan di sebuah hubungan pacaran, atau hubungan antara dua orang yang menjalin kisah kasih romantisme yang berujung di pelaminan, bagi gue komitmen lebih dari itu sih. Oke mungkin sebagian orang sekarang berpikir kalau dalam sebuah hubungan antar pasangan dibutuhkan komitmen yang kuat untuk saling ngerti, saling memahami dan berkomunikasi dengan baik, biar gak saling berantem, slek atau salah paham karena apapun itu dan mereka udah komit kalau ujung dari hubungan mereka adalah pernikahan?

Itu kalau kasusnya di sebuah hubungan ya, tapi gue mau bahasnya beda. Gak ngomongin komitmen tentang hubungan sepasang kekasih, gak bukan itu. Komitmen yang gue mau bahas adalah tentang menyelesaikan tanggung jawab, atau paling tidak komitmen terhadap apa yang dia katakan.

Gue muak dengan orang-orang yang diawal bilang bisa dan mampu untuk membagi waktu, atau paling gak menyelesaikan apa yang dia mulai, tapi ditengah atau diakhir orang itu secara sepihak menghilang dan entah bagaimana gak peduli dengan apa yang pernah dia katakan, ya secara tiba-tiba muncul dan menghilang sesuka hati lah. Padahal harusnya sadar kalau diberi tanggung jawab atau apapun itu yang menyangkut hajat orang banyak nih ya, harus komitmen kan? Kalau berani memulai tentu berani mengakhiri dengan baik, gak dengan sepihak dan ngorbanin banyak hal, ini gue alamin di organisasi.

Rasanya capek aja gitu dengan semua omong kosong, kalau hanya sibuk semua tentu sibuk tapi bagi orang yang udah komitmen? Pasti dia bisa bagi waktu, untuk beberapa hal, bukan lantas lepas tangan dan gak mau tau. Padahal apa susahnya kalau gak bisa ngomong gak bisa, jangan maksa bisa tapi di last minute tiba-tiba ngabarin kalau ini lah itu lah akhirnya gak bisa hadir. Jangan maksa untuk seolah-olah bisa tapi disatu waktu yang sama gak bisa posisiin diri karena bingung prioritas mana yang didahulukan.

Komitmen udah itu aja mau kerja, organisasi, relationship mau apapun itu. Komitmen plus tanggung jawab dan prinsip, penting, at least bagi gue.

Posting Komentar

© #NoteAdit - Aditya Bintang Perdana. All rights reserved. ##