|
| Fifa U-20 World Cup Indonesia 2023 |
Tak usah menyebutkan sudah berapa banyak nyawa hilang percuma sejak dulu-kini.
Dalam konteks ini, kita harus mengakui rendahnya SDM membuat bangsa ini kecil dimata dunia.
Banyak yang bermain peran, lupa bahwa semua bisa melihat.
Nyatanya kini terbuka, bagaimana para pejabat negara menghancurkan mimpi anak bangsa.
Fanatisme terhadap nasionalisme dan kepercayaan rupanya berhasil mengubur mimpi.
Asa untuk tampil dalam pagelaran Piala Dunia U-20 tertutup untuk saat ini.
Entah akan ada hukuman yang menanti lagi dari FIFA?
Setelah kasus kanjuruhan, Sepak bola Indonesia seperti roller coaster yang berjalan.
Tak tau arah, entah kemana langkah akan dituju.
Kini, yang kita tahu hanyalah rasa kecewa.
Selalu harus berlapang dada ketika politik dan kepercayaan dicampur adukan dalam ranah olahraga.
Ada mereka, anak bangsa harus menelan pil pahit, karena ke egoisan sebuah fanatisme buta.
Demi mengamankan tahun politik, katanya.
Bukan kantong suara yang diamankan, melainkan caci maki dan hujatan.
Lantas kini harus bagaimana? Untuk bisa melaju dalam urusan sepakbola?
Apakah negara ini hanya akan ada disitu-situ saja, mengaku paling fanatis tentang bola.
Nyatanya kesempatannya hanya jadi bulan-bulanan negaranya sendiri.