Huru, Harra...

Andai semudah itu, dan kita punya Jurus Jitu.
Kali ini gue bakalan bahas sebuah band yang mungkin bakalan bikin lo jatuh hati juga, yakni HARRA. Yup, nama yang cukup asing ditelinga gue sampai lagu mereka berjudul Jurus Jitu masuk secara random di youtube music shuffle. Kenapa kok gak pake spotify? Gak tau sih, lagi pengen pake youtube aja haha. Dan ketemulah dengan band yang beranggotakan: Issac G Mondi, Asilah Andreina di vokal, dengan Rainer Bangsawan dan Haryo Tejo di gitar, serta Vico Wibowo yang meramu synthesizer dan keyboard band yang berasal dari Bandung ini.


Terbentuk sejak 2019, Harra membawa lagu-lagu city pop. Namanya sendiri bentuk dari akronim harmoni dan makna lain seperti harapan dan gelora. Meski, baru mengenal band ini lewat single jurus jitu yang kini video klipnya sudah ditonton lebih dari 371 ribu orang sejak perilisan nya pada 13 Juni 2025. Rupanya band asal bandung ini sudah membuat beberapa single yang cukup menarik untuk diselami. Seperti single pertama mereka yakni Jelajahi Rasa yang dirilis pada awal tahun 2020 lalu. Lewat video klipnya rasanya Jelajahi Rasa bukan hanya tentang sebuah perasaan sayang ataupun keraguan, lebih dari itu. Dengan menggandeng laleilmanino sebagai produser. Tak kalah menariknya dengan single kedua mereka Tersesat Dalam Tanya, disusul dengan single lain Fantasi, Hasratku Saja, Belum Bernyali dan yang gue bahas saat ini Jurus Jitu.

Sama seperti namanya, Jurus Jitu. Ini mungkin merupakan Jurus Jitu band HARRA dalam memperkenalkan warna musik mereka kembali pada penikmat musik Indonesia yang kadang susah ditebak, dengan musik yang mereka bawakan saat ini ada kemungkinan kesuksesan akan terus mengikuti HARRA.

Pertama kali mendengarkan Jurus Jitu, ada perasaan yang mungkin dekat dengan kita semua dan membuat liriknya langsung terekam begitu saja. Tak berat untuk di ingat, dan tak terlalu mudah untuk dilupakan. Salah satu liriknya seperti ini;
Salahkah ku nekat dekatimu? Karena ku tak punya Jurus Jitu
Tolong ajari Aku. Ajari tuk dapatkan hatimu.
Aduh, pasti pernah kan naksir gitu sama seseorang dan kitanya ragu untuk mendekati, bukan karena gak berani tapi mengkalkulasi beragam hal yang akan terjadi. Sadar, bahwa kita gak punya Jurus Jitu yang akan membuat mereka paling tidak mau berinteraksi dengan kita, baru apa yang akan terjadi setelahnya tidak akan ada yang tau, kalau bisa meyakinkan untuk lebih dari teman, selamat kalian berhasil. Kalau gagal, yah sudah antara udahan atau jadi teman.


Walaupun banyak yang menyandingkan nama Hivi, Maliq & D'essential ataupun musisi lama seperti Fariz RM. Gaya bermusik HARRA rasanya punya cara sendiri dalam menyampaikan pesan, entah lewat lirik atau nada-nada yang membuat kita nyaman mendengarkan musik mereka lagi dan lagi.

Akan sangat disayangkan jika grup band ini tak mendapat sorotan yang besar ataupun perhatian yang layak mereka dapatkan dari penikmat musik Indonesia. Meski, kini memang susah bagi band untuk menembus pasar musik Indonesia yang di dominasi solois maupun duo, semoga HARRA jadi penyegar ditengah beragamnya musik Indonesia saat ini. 

Posting Komentar

© #NoteAdit - Aditya Bintang Perdana. All rights reserved. ##