Menunggu Pagi

Masih tetap disini,
Mencoba untuk sekejap memejamkan mata yang sudah renta akan cahaya 

Kadang dalam sunyinya malam, tersimpan kesedihan yang kian mendalam
Aku ingin tidur seandainya bisa, namun kepala ini tak kunjung mengizinkan
Pikiranku bermain dengan asyiknya, larut bersama waktu dalam gelap malam 

Aku duduk terdiam, menatap langit malam
Terdengar samar kala itu, tawa lelah mereka yang belum tertidur membangunkan lamunanku

Kemarin hari yang melelahkan, bagaimana dengan esok?
Kembali terdiam, mengingat kejadian dalam hidup seolah terulang kembali
Semua meminta untuk diperbaiki, terulang dalam memori
Kudapati masa lalu yang tak termaafkan, memohon agar ia dipertimbangkan

 Kepalaku sesak, pikiran ini kian tak menentu berjalan.
Aku ingin tidur selagi bisa, namun pikiran itu terus meracau
Suara-suara dalam keheningan malam, tak lagi terdengar
Kian sepi diterpa hembusan angin malam
Terasa menusuk dalam jiwa 

Aku hanya bisa tertidur, jika pikiran ini sudah berhenti berjalan mengikuti waktu
Dalam catatanku, suara pikiranku. 

Posting Komentar

© #NoteAdit - Aditya Bintang Perdana. All rights reserved. ##